ICIS 2022 di IAIN Ponorogo

Dua Dosen STAI Al Fithrah Surabaya mengikuti ICIS 2022 di IAIN Ponorogo

2 minutes, 6 seconds Read

Dua Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya mengikuti intertional conference “The 3rd Intertional Confrence on Islamic Studies (ICIS) 2022. Dengan Tema Contestation of Religious Moderation in Contemporary Muslim Society. Di IAIN Ponorogo. Pada Kamis-Jumat (22-23/09/2022)
Dua dosen tersebut dari Prodi Perbankan Syariah yaitu Moh. Arifin, M.SEI. dan Abdul Majid Toyyibi, M.E.

Setelah lolos proses seleksi berkas, keduanya berangkat dari STAI Al Fithrah ke IAIN Ponorogo. Kegiatan dalam konferensi ini meliputi Seminar I dipaparkan oleh Prof. Dr. Muhsin Jamil, M.Ag. dan Alissa Wahid. Seminar ke II dipaparkan oleh Prof. Dr. Ibrahim Mohamed Zain dan Assoc Prof. Dr. Muhamad Abbu Al-Fath Al Bayanouni.

Setelah penyampaian materi, acara kemudian dilanjut dengan pemaparan materi oleh Panelis yang terbagi dalam beberapa tema yaitu, Education, Islami thought, Religious Moderation, Financen and Economic, dan Sharia and Law. Adapun panelisnya berasal dari beberapa Perguruan Tinnggi dalam negeri dan luar negeri.

ICIS 2022


STAI Al Fithrah adalah Perguruan Tinggi Islam di Surabaya Utara yang sedang berkembang. Didirikan oleh Hadrotus Syaikh KH. Achmad Asrori Al Ishaqy bersama dengan para pakar pendidikan seperti Prof. Dr. H. Soefjan Tsauri, M.Sc (Peneliti Senior LIPI Jakarta) dan para pakar pendidikan lainnya pada tahun 2007. Pertama kali didirikan perguruan tinggi ini bernama Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Al Fithrah berdasar SK No. DJ.I/495/2007 dan kemudian berkembang serta berubah status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fithrah pada tahun 2010.

Visi

Terwujudnya pendidikan tinggi agama Islam yang terkemuka dalam menghasilkan sarjana yang berkualitas dan kompetitif, memiliki tradisi ilmiah dan amaliah salaf al-shalih sampai tahun 2025.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan ilmu-ilmu keislaman, dan ilmu-ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang menitik beratkan pada pelestarian tradisi ilmiah dan amaliah salafus shalih.
  2. Mengembangkan penelitian ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu pengetahuan umum yang yang menitik beratkan pada pelestarian tradisi ilmiah dan amaliah salafus shalih.
  3. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud pemberdayaan terhadap kesejahteraan hidup dan melestarikan tradisi ilmiah dan amaliah salafus shalih.
  4. Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam mengembangkan ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu pengetahuan yang menitik beratkan pada pelestarian tradisi ilmiah dan amaliah salafus shalih.

Tujuan

  1. Terlaksananya pendidikan ilmu-ilmu keislaman, dan ilmu-ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang menitik beratkan pada pelestarian tradisi ilmiah dan amaliah salafus shalih.
  2. Terselenggaranya penelitian ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu pengetahuan umum yang yang menitik beratkan pada pelestarian tradisi ilmiah dan amaliah salafus shalih.
  3. Terwujudnya pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud pemberdayaan terhadap kesejahteraan hidup dan melestarikan tradisi ilmiah dan amaliah salafus shalih.
  4. Terjalinnya kerjasama dengan berbagai pihak dalam mengembangkan ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu pengetahuan yang menitik beratkan pada pelestarian tradisi ilmiah dan amaliah salafus sholih.
author

Kampus Al Fithrah

Institut Al Fithrah Surabaya. Mendalamkan Spiritualitas Meluaskan Intelektualitas.

Similar Posts

lowongan dosen IAF