LOLOS SELEKSI ICONZ 6TH BAZNAS

LOLOS SELEKSI ICONZ 6TH BAZNAS, DOSEN PS HADIRI INTERNASIONAL CONFERENCE DI UIN WALISONGO

1 minute, 14 seconds Read

ICONZ 6th International Conference Zakat adalah kegiatan ilmiah yang dihadiri oleh beberapa peserta dalam dan luar negeri. Peserta yang hadir merupakan pilihan dari seleksi jurnal yang lolos pada proses review oleh panitia dengan berpedoman pada persyaratan submit jurnal seperti plagiasi, dan jumlah Word nya. Dosen Perbankan Syariah STAI Al-Fithrah Surabaya turut menjadi peserta ICONZ.

Acara dilaksanakan di Gedung KH Soleh Darat ruang Teather Rektorat lt 4 UIN Walisongo. Diikuti oleh 87 peserta yang hadir secara offline dan 347 peserta secara online. ICONZ 6 diselenggarakan oleh dari Badan Amil Zakat Indonesia bekerjasama dengan Universitas Islam Walisongo, Universitas Wahid Hasyim dan Unisnu Jepara serta didukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS Jawa Tengah.

Pembukaan 6th ICONZ oleh wakil menteri agama RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi M.Si. Beliau peran Zakat besar di berbagai sektor tidak hanya pada sosial saja. Akan tetapi merambah pada sektor lain ekonomi, pendidikan dan yang pasti adalah agama. Lanjutnya, menurut Rektor uin walisongo. Berpandangan terpilihnya uin Walisongo sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan internasional Zakat Conference dilihat dari loyalitas nya civitas akademika dalam melakukan Zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Walisongo

DOSEN PS HADIRI INTERNASIONAL CONFERENCE ICONZ

Gus yasin sebagai wakil gubernur jawa tengah turut hadir, menyampaikan bahwa proses yang dilaksanakan baznas bukan saja untuk kesejahteraan masyarakat tapi jauh dari itu untuk syiar keagamaan.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan ilmiah oleh Ketua baznas pusat. Bahwa berbicara tentang progres zakat bahwa kedepan nya bukan lagi suatu pilihan. Akan tetapi harus menjadi sebuah kewajiban dan itu bisa kami lakukan apabila bisa di dorong oleh mui berupa fatwanya.

author

Al-Fithrah

STAI Al Fithrah adalah Perguruan Tinggi Islam di Surabaya Utara yang sedang berkembang. Didirikan oleh Hadrotus Syaikh KH. Achmad Asrori Al Ishaqy bersama dengan para pakar pendidikan seperti Prof. Dr. H. Soefjan Tsauri, M.Sc (Peneliti Senior LIPI Jakarta) dan para pakar pendidikan lainnya pada tahun 2007. Pertama kali didirikan perguruan tinggi ini bernama Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Al Fithrah berdasar SK No. DJ.I/495/2007 dan kemudian berkembang serta berubah status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fithrah pada tahun 2010.

Similar Posts