Ta’aruf Hari Kedua MasTa STAI Al Fithrah 2022

Berita event Info Akademik

Sabtu (13 Shafar 1444 H. / 10 September 2022 M.) panitia mahasiswa ta’aruf (MasTa) sekolah tinggi agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya melanjutkan acara ta’aruf pada hari kedua, pada hari ini para mahasiswa/i baru diberikan sebuah tantangan yaitu jelajah ruangan STAI Al Fithrah. Konsep jelajah ruangan STAI ini adalah setiap kelompok yang telah dibagi mempunyai tugas mencari pos yang telah tersebar dan tidak tercantum nama posnya, hanya tercantum nama anggota. Tantangan ini mempunyai nilai-nilai yang banyak sekali, diantaranya: kerja kelompok antara satu dengan yang lain guna memecahkan masalah dan menyelesaikan tugas-tugas yang ada, pengenalan semua ruangan yang ada, dan melatih kualitas akademik semua mahasiswa/i.

Pukul 08.00 WIB acara ta’aruf dimulai, saudara Aldi Pratama Putra sebagai MC membacakan susunan-susunan acara. Acara yang pertama, MC resmi membuka MasTa yang kedua dengan basmalah dan diikuti oleh semua peserta. Kemudian acara yang kedua yakni sambutan-sambutan, sambutan yang pertama dari WAKA III Dr. Chafid Wahyudi, M.Fil.I. dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa keinginan hadratus syaikh dalam menghadapi tantangan akhir zaman adalah dengan mendalamkan spiritualitas dan meluaskan intelektualitas. Selanjutnya sambutan yang kedua dari presiden BEM STAI Al Fithrah Lifa Ainur Rahmah, beliau menyampaikan arahan kepada mahasiswa/i agar belajar dengan giat dan semangat sebab pertimbangan dari orang tua yang bekerja keras dan membanting tulang demi memenuhi kebutuhan anaknya, dan juga arahan untuk berorganisasi supaya menjadi mahasiswa yang sosialis dan prakstis.

Dilanjutkan dengan acara yang ketiga yaitu pengecekan atribut ta’aruf dan hukuman bagi mahasiswa/i yang kemarin telah melanggar, hukumannya bervarian, diantaranya: Puisi, sambung kata, dan menyanyikan lagu dengan mengganti huruf vokal, nilai-nilai yang terkandung didalam hukuman tersebut, diantaranya: melatih keterampilan, kekreatifan, kefokusan, dan mental. Setelah melaksanakan hukuman, para mahasiswa/i ISHOMA karena sebentar lagi masuk waktu dhuhur.

Tibalah di acara yang keempat yakni jelajah kampus. Jelajah kampus ini terdiri dari 4 pos, diantaranya: pos pusat sebagai tempat mahasiswa diberi arahan tentang aturan mainnya jelajah kampus dan ciri-ciri pos yang telah tersebar, disediakan, dan misterius beserta pemberian barang-barang yang akan digunakan untuk menyelesaikan tugas masing-masing pos, pos pertama sebagai tempat mahasiswa menggambarkan STAI sesuai imajinasi dan sejarah yang telah mereka ketahui, pos kedua sebagai wadah bagi mahasiswa/i membuat orasi Indonesia 2045 menjadi mahasiswa yang memperjuangkan masa depan Indonesia, dan pos ketiga sebagai tempat mahasiswa/i meningkatkan dan mendistribusikan bakatnya untuk STAI semakin harum dan masyhur dikalangan luas. Seusai memenuhi arahan aturan-aturan, mahasiswa/i melakukan ISHOMA sebab sebentar lagi tiba waktu ashar.

ISHOMA telah usai, para mahasiswa/i berkumpul pada pukul 15.30 WIB. Kemudian acara yang kelima yaitu manajemen konflik. Acara ini berlangsung dramatis, dibuktikan dengan salah satu panitia yang menangis deras bertambah panas ketika salah satu dosen menegaskan bahwa ta’aruf ini gagal total dan harus diulangi tahun depan. Tujuan dari acara ini adalah membuktikan tekad dan mental mahasiswa, jika diberi sebuah keputusan yang sepihak dan otoriter. Selanjutnya, acara yang keenam yakni pemberian hadiah kepada para mahasiswa/i dan kelompok yang mempunyai nilai lebih dari pada yang lain. Dilanjutkan acara yang terakhir yaitu doa penutup kafaratul majlis dan maula sebagaimana telah dibaca hadratus syaikh ketika masih sugeng yang

Leave a Reply