Dosen IAT STAI Al Fithrah Surabaya perkuat tatanan dan tuntunan KH. Achmad Asrori Al Ishaqy dalam acara rapat Kerja daerah istimewa Al Khidmah Malaysia.
Ahad 14 Mei 2023 dosen IAT STAI Al Fithrah Surabaya yang sekaligus Sekertaris umum PP Thoriqoh Al Qodiriyah wan Naqsyabandiyah Al Utsmaniyah Dr. Fathur Rozi, M.H.I mendapatkan mandat dari ketua STAI Al Fithrah Surabaya yang sekaligus ketua umum PP Thoriqoh Al Qodiriyah wan Naqsyabandiyah Al Utsmaniyah untuk mengikuti rapat kerja pengurus Al Khidmah dan thoriqoh daerah istimewa Malaysia yang di selenggarakan di salak tinggi sepang kuala lumpur.
Kegiatan rapat kerja sebagaiamana tradisi yang belaku di Al Khidmah diawali dengan tawassul oleh Ust. H. Ali Ma’ruf, Istighosah oleh Ust. Luqman Bharowi, pemabacaan Sholawat Fihubbi oleh Ust Kunawi dan do’a Fihubbi oleh Ust. Fathur Rozi. Setelah itu Ust H. Malik sebagai MC mempersilahkan ust Sarbini sekertaris Umum PP Al Khidmah untuk memimpin kegiatan rapat.
Ust Saribini sebagai moderator memberikan pengantar tentang urgensi rapat keja pengurus Al khidmah dan thoriqoh daerah Istimewa malayasia sebagai bekal menjalankan roda organisasi selama priode 2023-2025. Hampir lima jam pelakasanaan rapat kerja dilakukan dan mengahsilkan beberapa kesepakatan yaitu di Bidang Organisasi:
1. Kegiatan majlis dibukit canggang dipindahkan di salak tinggi sepang kualalumpur.
2. Kantor sekertarian Pengurus Daerah Istimewa Al khidmah berada di salak tinggi, sepang kualalumpur. 3. Rapat koordinasi anatar negara bagian di lakukan selama tiga bulan sekali dengan melibatkan imam khususi dari indonesia.
Di Bidang Kegiatan Majlis:
1. Haul Akbar syaikh abdul Qadir Al jailani dilaksakan pada ahad ke emapat bulan syawal secara bergantian di kuala lumpur. Sedangkan haul akbar siti khodijah dilaksanakan pada ahad ke4 bulan R. Tsani bertempat di Taman melati, gombak kualalumpur.
2. Haul Akbar malaka dilaksanakan pada pekan ke empat bulan sya’ban setelah acara haul akbar jakarta. 3. Haul akbar johor bisa dilakukan setelah haul akbar batam atau dilakukan setelah haul akbar malaka.
4. Setiap negara bagian berupaya mencari tim pembaca dan penerbanga yang nanti akan di latih dari pondok pesantren assalafi Al Fithrah.
5. Setiap negara bagian berupaya memiliki dekorasi tersendiri.
6. Pengurus daerah istimewa malaysia mengkoordinir kedatangan habib dan tokoh masyarakat yang akan hadi haul akbar kedinding.
Di Bidang Dana dan Usaha:
1. Setiap negara bagian melakukan penghimpunan dana dan pelaporan pelaksanaan majlis haul akbar.
2. Setiap segara bagian ikut andil dalam pelaksanaan haul akbar di pondok pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya.
Penyampaian pesan dan kesan oleh Pengurus pusat At Thoriqoh yang disampiakn oleh ust kunawi ketua 2 bidang pembinaan majlis, beliau menyampaian bahwa kegiatan majlis yang ada diharapkan bisa mengikuti dengan buku pedoman yang ada, jamaah al khidmah laksana penumpang dan supirnya adalah hadratus syaikh KH. Achmad Asrori Al Ishaqi R.A. ketika menjadi penumpang ikutilah apa yang menjadi ketentuan sopir yang memang betul-betul mengetahui rute jalan menuju kepada Allah SWT. Kalau kita masih membuat dan mengadakan acara yang tidak sama dengan yang telah di tuntunkan oleh Hadratus Sayaikh maka hawatir kita sampai pada tujuan yang di inginkan.
Ust. Fathur Rozi sebagai sekertaris PP Thoroqoh menambahkan apa yang yang sudah dijelaskan oleh ust kunawi, bahwa Hadratus syaikh sudah menyusu kegiatan majlis dari mulai walimatul haml, walimah aqiqah dan sampai haul akbar peringatan kematian. Disusun dengan sedemikian rupa sesuai dengan kondisi sekarang, oleh karena standar urutan majlis yang sudah di susun oleh Hadratus Syaikh perlu untuk dilestarikan, agar kita bisa bersama sama dalam rombongan Hadratus Syaikh KH. Achamad Asrori Al ishaqi. Tambahan yang kedua yang disampaiak oleh sekertaris Thoriqoh adanya pendataan imam majlis bukan imam khususi, karena imam khususi itu merupakan hak dan wewenang mursyid Thoriqoh Al Qodiriyah Wan Naqsyabandial Al Utsmaniyah.
Secara historis hadratus Syaikh KH. Achamd Asrori Al Ishaqi R.A yang merupakan mursyid Thoriqoh yang diangkat oleh gurunya Hadratus Syaikh KH. Muhammad Usman Al Ishaqi R.A. ketika beliau menjalankan tugas dakwahnya untuk menyelamatkan ummat Rasulullah SAW sebanyak-banyaknya beliau mendirikan organisasi Al Khidmah pada tahun 2005 agar kegiatan majlis dengan visi mengajak sebanyak-banyaknya ummat Rasulullah SAW. Untuk berdzikir dan ber sholawat kepada Rasulullah berjalan dengan mudah dan tidak ada kendala perizinan secara administratif. Pak Rozi (Dosen IAT) menambahkan tentang pentingnya pendataan imam majlis dengan kaderisasi imam majlis sebanyak-banyaknya agar majlis al khidmah bisa terus berjalan melalui perantara imam majlis serta kebersamaan anatar penguru al khidmah, thoriqoh dan penasehat. Karena kebersamaan akan mengahsilkan energi yang kuat, Al Ittihad Yuritsul Quwwah saling percaya antar penguru dan tidak saling mencurigai, karena kecurigaan antara penguru merupan awal dari ketidak solidah sebuah organisasi.