Surabaya, 27 november 2025 — Fakultas Ushuludin dan Dakwah melaksanakan Ziarah Akbar ke makam Yai Asrori, pendiri Kampus Al-Fithrah Surabaya, pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan yang berlangsung pukul 11.30–13.10 WIB ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk meneguhkan kembali hubungan spiritual dengan para masyayikh sekaligus merefleksikan nilai-nilai keilmuan yang mereka pelajari di kampus.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah mahasiswa menilai bahwa ziarah bukan hanya tradisi, tetapi ruang pembentukan karakter akademik yang utuh. Andre Yudiansyah, mahasiswa Prodi Ilmu Tasawuf semester 3, menekankan bahwa perkembangan zaman menuntut mahasiswa tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga matang secara batin. “Karena era ini, mahasiswa tidak dituntut sekadar intelektualitasnya saja tetapi mendalami spiritualitasnya juga,” ujarnya.


Senada dengan itu, Moch. Syaiful Ridwan, mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam semester 3, menyebut bahwa kegiatan ziarah mengingatkan mahasiswa pada peran guru sebagai pembimbing jiwa. “Sangat penting, karena hubungan antara murid dan guru tidak bisa dilepaskan dalam segi spiritualitasnya,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa ziarah ke makam Yai Asrori menjadi bentuk penghormatan sekaligus penguatan ikatan batin antara generasi sekarang dengan para pendiri pesantren.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ushuludin dan Dakwah berharap para mahasiswa dapat mengintegrasikan kecerdasan intelektual dan spiritual dalam proses belajar. Ziarah Akbar menjadi ruang perjumpaan nilai, sekaligus penegasan bahwa pendidikan tidak hanya membangun pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan adab dan kedekatan ruhani dengan para pendahulu.
