Ruang Ekspresi Kreatif UKM CEKA

Satu Buket, Sejuta Cerita: Ruang Ekspresi Kreatif UKM CEKA

Sabtu, 14 februari 2026 — Salah satu program UKM CEKA Institut Al Fithrah Surabaya menyelenggarakan pelatihan kreatif bertajuk “Satu Buket, Sejuta Cerita” pada Sabtu siang dalam suasana hangat dan penuh antusiasme peserta. Mengusung tema “Merangkai Warna, Menyebar Bahagia”, kegiatan ini menjadi wadah belajar sekaligus ruang ekspresi kreativitas bagi anggota UKM CEKA. Sebelum acara berlangsung tepat pada pukul 09.30 WIB, peserta mulai berdatangan untuk melakukan registrasi. Interaksi santai antara peserta dan panitia menciptakan suasana acara dalam kegiatan tersebut akan terasa hidup.

Tepat pukul 10.00 WIB, acara resmi dibuka oleh Luluk pujiati dan nur fahima fatmawati selaku Master of Ceremony dengan penuh semangat. Pembukaan berlangsung tertib dan membangun energi positif di dalam ruangan. Selanjutnya, pembacaan doa dipanjatkan oleh M. Reza heri Ismawan salahsatu panitia UKM CEKA adanya ini sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan. Suasana sejenak menjadi khidmat sebelum memasuki sesi berikutnya.

Memasuki sesi sambutan, ketua pelaksana yang diemban oleh Nadaa Sofiah menyampaikan apresiasi kepada peserta dan panitia atas partisipasi serta kerja sama yang terjalin. Sambutan ini menekankan pentingnya kegiatan kreatif sebagai sarana pengembangan keterampilan sekaligus mempererat kebersamaan. Lanjut, sambutan pembina UKM CEKA berhalangan hadir, rangkaian acara pun langsung berlanjut ke sesi pemaparan materi yang menjadi inti kegiatan.”

Sesi inti dimulai dengan penyampaian materi oleh Wildania, S.Pd., yang berbagi pengalaman merintis usaha buket sejak tahun 2022. Ia menceritakan bahwa di awal perjalanannya, usaha tersebut mampu mencapai omzet dua digit dalam dua bulan dengan sekitar 40 pesanan buket berharga rata-rata Rp200.000 per rangkaian. Wildania juga menekankan pentingnya mencatat penghasilan setiap bulan sebagai bentuk pengelolaan usaha. Menurutnya, kunci keberhasilan terletak pada keuletan dan kerajinan. Ia mengaku menikmati setiap proses pembuatan buket yang berawal dari hobi, serta selalu menjaga suasana hati saat bekerja karena kualitas hasil sangat dipengaruhi oleh kondisi tersebut.

Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan dasar-dasar pembuatan bouquet, mulai dari pemilihan bahan, komposisi warna, hingga teknik merangkai agar menghasilkan karya yang menarik. Peserta terlihat fokus menyimak sambil mempersiapkan alat dan bahan praktik.

Suasana semakin dinamis saat sesi praktik dimulai. Peserta mencoba langsung merangkai bouquet dengan gaya masing-masing sesuai yang telah diatur oleh pemateri. Diskusi kecil, tawa ringan, dan saling bertukar ide mewarnai ruangan, menciptakan atmosfer belajar yang begitu menyenangkan. Beragam hasil rangkaian menunjukkan kreativitas peserta yang berkembang selama kegiatan.

Menjelang akhir acara, sesi diskusi dan tanya jawab dibuka. Peserta aktif bertanya untuk memperdalam teknik yang telah dipraktikkan. Interaksi berlangsung komunikatif dan menunjukkan tingginya minat peserta terhadap materi. Salah satu peserta dari UKM CEKA, Andre Yudiansyah, menjadi penanya pertama dengan mengangkat situasi ketika pemesan buket membatalkan pesanan sekaligus memblokir kontak penjual. Menanggapi hal tersebut, bagi pemateri menjelaskanpentingnya langkah antisipasi berupa pembayaran uang muka (DP) sebesar 50% sebelum pengerjaan dimulai. Khusus untuk pesanan buket uang, pembayaran disarankan dilakukan penuh di awal sebagai bentuk pengamanan transaksi.

Diskusi berlangsung hangat hingga moderator menutup sesi dengan rangkuman singkat serta ucapan terima kasih atas partisipasi peserta dan pemateri. Pada pukul 12.45 WIB, kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dilantunkan oleh M. Ulul Azmi dengan ini sebagai ungkapan syukur atas kelancaran acara. Seluruh peserta kemudian mengikuti sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan. Kegiatan berakhir dengan kesan positif, semangat kebersamaan, dan pengalaman baru yang diharapkan dapat terus dikembangkan setelah pelatihan.

author

Kampus Al Fithrah

Institut Al Fithrah Surabaya. Mendalamkan Spiritualitas Meluaskan Intelektualitas.