Surabaya, 24 Oktober 2025 – Dosen Institut Al Fithrah Surabaya, Zeti Nofita Sari, S.H., M.H., berhasil menorehkan prestasi akademik dengan lolos sebagai salah satu presenter pada ajang ilmiah bergengsi The 7th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah IV Jawa Timur ini mengusung tema besar “From Local Wisdom to Global Harmony: Nurturing Love and Tolerance in Islamic Scholarship” dan berlangsung selama dua hari, 23-24 Oktober 2025, bertempat di Amphiteater UIN Sunan Ampel Surabaya serta Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya.
Dalam proses seleksi yang sangat ketat, panitia menerima sekitar 1000 artikel ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 160 artikel yang dinyatakan lolos untuk dipresentasikan di forum akademik bergengsi tersebut. Salah satu yang berhasil menembus seleksi adalah karya ilmiah dosen Institut Al Fithrah Surabaya, Zeti Nofita Sari, dengan judul “Sedulur Sikep, Sharia, and Tolerance: The Dialectic of Law and Culture in Blora Towards Global Harmony.” Penelitian ini mengangkat interaksi antara nilai-nilai hukum Islam dan budaya lokal masyarakat Sedulur Sikep (Samin) di Blora, Jawa Tengah, serta menyoroti bagaimana kearifan lokal dapat menjadi dasar penguatan nilai toleransi dan harmoni global dalam konteks sosial dan hukum Islam.
ANCOMS 2025 dibuka pada Kamis, 23 Oktober 2025, pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D. selaku Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur yang menegaskan bahwa “forum akademik ini merupakan wadah bergengsi berskala internasional bagi para dosen dan peneliti untuk mendiskusikan isu-isu kontemporer serta mengembangkan gagasan inovatif dalam khazanah keilmuan Islam” ucapnya, serta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama Republik Indonesia, yang memberikan keynote speech. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi seminar utama yang menghadirkan tiga narasumber terkemuka, yaitu Dr. Muhammad al-Marakeby dari Indonesian International Islamic University, H. Farid F. Saenong, M.A., Ph.D. selaku Staf Khusus Menteri Agama RI, dan Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D. yang merupakan Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya. Sesi tersebut dimoderatori oleh Dr. H. Hammis Syafaq, M.Fil.I. dari UIN Sunan Ampel Surabaya.


Setelah sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai sesi paralel yang diikuti oleh para presenter dari berbagai bidang keilmuan seperti hukum, ekonomi, pendidikan, sosial budaya, multidisipliner, dan pemikiran Islam. Dalam forum tersebut, Zeti Nofita Sari dijadwalkan mempresentasikan penelitiannya pada sesi paralel di ruang Padjajaran 2 lantai 6, bersama sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sementara itu, acara penutupan ANCOMS 2025 dijadwalkan pada Jumat, 24 Oktober 2025, yang akan dihadiri oleh Dr. KH. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag. selaku Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, serta Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.HI., M.Si. sebagai Sekretaris Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.
Partisipasi dosen Institut Al Fithrah Surabaya dalam ANCOMS 2025 menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus, karena mencerminkan semangat dan komitmen sivitas akademika dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Keterlibatan para dosen dalam forum ilmiah berskala nasional maupun internasional diharapkan dapat memperkuat peran Institut Al Fithrah sebagai pusat pengkajian dan pengembangan ilmu yang moderat serta relevan dengan kebutuhan masyarakat global.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan akademik seperti ANCOMS, Institut Al Fithrah Surabaya terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk berinovasi, menulis, dan mempublikasikan hasil penelitian yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan kemanusiaan. Ke depan, kampus berkomitmen untuk memperluas jejaring untuk memperkuat kontribusi akademiknya dalam mewujudkan peradaban ilmu yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

