mahasiswi KKN

MAHASISWI KKN KELOMPOK 5 INSTITUT AL FITHRAH SURABAYA MENGABDI DI PONDOK PESANTREN AT-TAUFIQ SENGKALING, MALANG

3 minutes, 55 seconds Read

Malang – Mahasiswi KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kelompok 5 Institut Al Fithrah Surabaya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren At-Taufiq, Sengkaling, Dau, Malang. Pada tanggal Jum’at , 27 Agustus 2026 Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sejumlah program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan di lingkungan pesantren.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswi KKN Kelompok 5 menjalankan empat program utama, yaitu pendampingan dan pelatihan digitalisasi bagi santri Pondok Pesantren At-Taufiq, pembuatan profil pesantren, penguatan promosi pesantren, serta pembuatan buku prestasi santri.

Keempat program tersebut merupakan hasil dari proses observasi dan koordinasi yang dilakukan mahasiswi KKN bersama pihak Pondok Pesantren At-Taufiq. Sebelum menjalankan program kerja, mahasiswi terlebih dahulu melakukan pengumpulan data dan mengidentifikasi kondisi serta kebutuhan yang ada di lingkungan pesantren.

1. Pembuatan Vidio Profil Pondok Pesantren At-Taufiq Sengkaling

Mahasiswi KKN Kelompok 5 juga melakukan pembuatan profil Pondok Pesantren At-Taufiq sebagai upaya memperkenalkan pesantren kepada masyarakat secara lebih luas. Pembuatan profil dilakukan melalui wawancara bersama pengasuh pesantren dan pengambilan video di lingkungan pondok.

Wawancara bersama Gus Muhammad Lutfi Fathoni, S.Pd.I. membahas sejarah berdirinya pesantren, perkembangan pondok, kegiatan kepesantrenan, karakteristik santri, serta program pendidikan yang dimiliki.

Berdasarkan keterangan pengasuh, kegiatan mengaji dan pembinaan santri telah dirintis oleh KH. Nur Ismail sekitar tahun 1960–1963. Berawal dari kegiatan mengaji sederhana di rumah, pesantren kemudian berkembang hingga memiliki berbagai fasilitas pendidikan dan asrama bagi santri.

Pengambilan video juga dilakukan untuk mendokumentasikan lingkungan dan aktivitas pesantren. Hasil dokumentasi tersebut menjadi bagian dari materi profil yang diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kehidupan dan program pendidikan di Pondok Pesantren At-Taufiq.

2. Penguatan Promosi Pondok Pesantren At-Taufiq  

Pembuatan profil tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mahasiswi dalam membantu memperkuat promosi Pondok Pesantren At-Taufiq. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, pesantren menghadapi tantangan dalam meningkatkan jumlah santri setelah pandemi Covid-19. Sebagian santri yang pulang ke daerah asal tidak kembali ke pondok dan memilih melanjutkan pendidikan di tempat lain.

Di sisi lain, Pondok Pesantren At-Taufiq memiliki berbagai program yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat, seperti pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Bil-Qolam, kelas tahfidz, kajian kitab, sorogan, serta pendidikan berbasis entrepreneur.

Melalui media profil yang dibuat, mahasiswi berupaya membantu pesantren menyampaikan informasi mengenai sejarah, program, kegiatan, dan karakteristik pesantren kepada masyarakat secara lebih luas. Dengan adanya media tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap sebelum mengenal dan memilih Pondok Pesantren At-Taufiq.

3. Pembuatan Buku Prestasi Santri TPQ Ponpes At-Taufiq

Selain program yang berkaitan dengan digitalisasi dan promosi, mahasiswi KKN Kelompok 5 juga melaksanakan pembuatan buku prestasi santri TPQ. Program ini ditujukan untuk membantu pencatatan perkembangan dan capaian santri selama mengikuti kegiatan pendidikan dan kepesantrenan.

Buku prestasi tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan mahasiswi terhadap administrasi perkembangan santri. Dengan adanya pencatatan yang lebih terstruktur, perkembangan dan capaian santri TPQ dapat terdokumentasikan sehingga dapat menjadi bahan pemantauan bagi pihak pesantren.

4. Pendampingan Pengelolaan dan Pemanfaatan Digitalisasi Pondok Pesantren At-Taufiq

Pada Hari Jum’at, 27 Agustus 2026, Salah satu program yang dilaksanakan adalah pendampingan dan pelatihan digitalisasi bagi santri Pondok Pesantren At-Taufiq. Kegiatan ini diarahkan untuk memberikan pengalaman kepada santri dalam memanfaatkan teknologi dan media digital secara lebih produktif.

Melalui pendampingan tersebut, mahasiswi KKN tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendampingi santri dalam praktik penggunaan teknologi digital. Sebelum pendampingan dilakukan, salah satu pengurus utama Pondok Pesantren At-Taufiq masih mengalami kendala dalam mengelola akun media sosial serta memahami cara penggunaannya. Kondisi serupa juga ditemukan dalam pengelolaan media digital di lingkungan SMPI At-Taufiq. Melalui pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN, pengurus kemudian mendapatkan praktik secara langsung mengenai cara mengoperasikan dan mengelola media sosial sehingga setelah kegiatan berlangsung, pengurus sudah mampu menggunakan akun media sosial tersebut secara mandiri.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan santri sehingga teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar maupun kegiatan lainnya.

Penutup

Ketua KKN Kelompok 5 Institut Al Fithrah Surabaya menyampaikan terima kasih kepada pihak Pondok Pesantren At-Taufiq yang telah memberikan kesempatan serta izin kepada mahasiswi untuk melaksanakan seluruh program kerja selama kegiatan KKN berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ning Fatimatus Zahro dan seluruh pihak Pondok Pesantren At-Taufiq yang telah memberikan kesempatan kepada kami serta memberikan izin untuk menjalankan program kerja kami. Kami sangat bersyukur dapat melaksanakan kegiatan pengabdian dan belajar bersama selama berada di lingkungan Pondok Pesantren At-Taufiq,” ujar Ketua KKN Kelompok 5.

Lalu ditanggapi oleh Ning Fatimatus Zahro, “Nggih, Mbak, kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan program-program yang telah diberikan oleh teman-teman KKN. Program ini sangat bermanfaat bagi pondok dan semoga apa yang telah dilakukan dapat terus digunakan serta diterapkan ke depannya. Semoga teman-teman semuanya juga dipermudah segala urusannya dan dimudahkan dalam meraih cita-cita,aamiin”

Melalui pelaksanaan empat program kerja, yaitu Pendampingan Pengelolaan dan Pemanfaatan Digitalisasi, pembuatan profil pesantren, penguatan promosi, serta pembuatan buku prestasi santri TPQ, kegiatan KKN Kelompok 5 Institut Al Fithrah Surabaya diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat menjadi kontribusi yang terus digunakan oleh Pondok Pesantren At-Taufiq pada masa mendatang.

author

Kampus Al Fithrah

Institut Al Fithrah Surabaya. Mendalamkan Spiritualitas Meluaskan Intelektualitas.

Enable Notifications OK No thanks