Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Al Fithrah Surabaya menjalani momentum penting dalam perjalanannya sebagai prodi baru. Pada Senin, 17 November 2025, prodi ini melaksanakan asesmen lapangan perdana oleh asesor dari LAMSPAK, bertempat di Auditorium Lantai 2 Institut Al Fithrah Surabaya. Suasana asesmen berlangsung hangat namun tetap penuh kehati-hatian, mengingat ini merupakan proses akreditasi pertama sejak prodi KPI berdiri.
Dua asesor LAMSPAK, Prof. Dr. Abdul Basit, M.Ag dan Dr. H. Najahan Musyafak, M.A., hadir untuk meninjau secara langsung kesiapan akademik dan manajerial prodi. Kegiatan diawali dengan paparan profil prodi dan dialog bersama pimpinan fakultas, sebelum kemudian berlanjut pada sesi pemeriksaan dokumen. Asesor menelaah laporan kinerja program studi, kurikulum, RPS, dokumentasi kegiatan akademik, serta catatan kerja sama yang telah dibangun. Pengecekan dilakukan dengan teliti untuk memastikan kesesuaian antara laporan yang disampaikan dengan data dan kondisi nyata di lingkungan prodi.
Setelah verifikasi dokumen, asesor melakukan tinjauan ke beberapa ruang yang menjadi penunjang pembelajaran, termasuk ruang kelas, ruang dosen, serta studio podcast yang digunakan mahasiswa dalam kegiatan praktikum penyiaran. Fasilitas ini mendapat perhatian khusus karena menjadi bagian penting dalam pembelajaran berbasis praktik yang diusung Prodi KPI. Tinjauan ini juga menjadi gambaran perkembangan sarpras prodi yang terus ditingkatkan seiring bertambahnya angkatan mahasiswa dan beragam kegiatan akademik yang dijalankan.
Rangkaian asesmen kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting bersama para mitra prodi, yang melibatkan lembaga-lembaga yang selama ini bekerja sama dengan KPI dalam berbagai program. Melalui forum daring ini, mitra memberikan penjelasan mengenai bentuk kolaborasi yang telah berjalan, seperti magang, pelatihan media, serta kegiatan pendampingan yang mendukung penguatan kompetensi mahasiswa. Asesor memanfaatkan sesi ini untuk memverifikasi keberlanjutan dan kualitas kerja sama tersebut, memastikan bahwa hubungan antara prodi dan mitra tidak hanya administratif tetapi benar-benar aktif dan bermanfaat.
Sebagai prodi yang masih bertumbuh, asesmen lapangan ini menjadi penanda penting bagi KPI Institut Al Fithrah Surabaya dalam membangun standar mutu akademik yang kuat. Harapannya, proses yang berlangsung hari ini menjadi langkah awal menuju akreditasi yang baik, sekaligus membuka jalan bagi pengembangan prodi ke arah yang lebih matang, terstruktur, dan responsif terhadap kebutuhan dunia komunikasi dan penyiaran Islam.

