Pada tahun ini, FKMTHI Jatim menempatkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai tuan rumah acara Musyawarah Kerja Wilayah FKMTHI Jatim. Agenda Musykerwil ini, disandingkan dengan acara seminar seperti tahun-tahun sebelumnya. Akan tetapi, yang membedakannya adalah pemateri pada seminar kali ini yakni Dr. KH. Musta’in Syafi’i, M.Ag adalah pakar tafsir, sekaligus beliau juga adalah seorang kyai. Pemateri kedua ada Miski Mudin, M.Ag. beliau termasuk sekretaris Prodi di UIN Malang.
Seminar dan pelantikan kepengurusan ini terlaksana pada hari Sabtu, 3 Juni 2023 yang mengusung tema “Membumikan Tafsir dan Hadis di Era Disrupsi”. Acara ini banyak dihadiri oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Ilmu Hadis kampus-kampus di Jawa Timur. Dari STAI Al Fithrah sendiri mengirim delegasi 6 orang. Empat orang di antaranya adalah anggota pengurus FKMTHI Jatim yang akan dilantik, yakni: (1) Asyahrur Rahmatullah Arrizki (2) Rofi’i (3) Assajad M. Ali Zainal A, dan (4) Anugerah Ramadhan.

Acara seminar berjalan dengan lancar, dalam penyampaian pemateri seminar ada point penting yang harus dicatat yakni perkembangan tafsir (menjadi juru bicara tuhan) sudah ada rambu-rambunya, yang membumikan makna al-Qur’an yakni penafsir-penafsir yang ada, yang dimaksud dengan era disrupsi ialah era serba cepat, instan, dan digital, kalau konteksnya hadis ada empat era, diantanya; periwayatan, penulisan secara resmi, cetak, dan digital. Seperti itu pemahaman yang ditangkap penulis.
Kemudian dilanjut dengan pelantikan dan penyerahan jabatan. Setelah itu dilanjut dengan Musyawarah Kerja. Setiap departemen memaparkan program kerja baik program kerja jangka panjang maupun jangka pendek. Hasil yang sudah dipresentasikan kemudian diberi kritikan, saran, pertanyaan dan lain sebagainya hingga semuanya clear dan faham.
