Bakal Calon ORMAWA

PEMIRA Institut Al Fithrah 2026 Digelar Perdana, Seluruh Bakal Calon ORMAWA Ikuti Pengambilan Nomor Urut

Surabaya-  Institut Al Fithrah Surabaya untuk pertama kalinya menyelenggarakan Pemilihan Raya (PEMIRA) sebagai bagian dari proses pemilihan kepengurusan organisasi mahasiswa. Salah satu tahapan yang dilaksanakan adalah pengambilan nomor urut bagi para bakal calon organisasi mahasiswa (ORMAWA), yang berlangsung di Auditorium lantai 4 Institut Al Fithrah Surabaya.

Pengambilan nomor urut tersebut tidak hanya diikuti oleh bakal calon DEMA dan SEMA, tetapi juga bakal calon dari berbagai ORMAWA, termasuk calon ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP).

Dalam pemilihan DEMA, terdapat dua pasangan calon. Nomor urut 1 ditempati Moh. Syaiful Ridwan sebagai calon ketua dengan Muhammad qurdhi Ardiansyah sebagai wakil. Sementara nomor urut 2 ditempati M. Fairuz Zam Zamy sebagai calon ketua dengan A. Robby Setiawan sebagai wakil.

Untuk SEMA, nomor urut 1 yaitu M. Ainur Ridho sebagai calon ketua dengan Zuhrus Sa’adah sebagai wakil. Sedangkan nomor urut 2 yaitu Mujib Murtadlo sebagai calon ketua dengan Tuhfatul Husna sebagai wakil.

Sebagai pelaksanaan PEMIRA yang pertama di kampus, tahapan ini menjadi bagian awal dari proses pemilihan kepengurusan ORMAWA. Setelah pengambilan nomor urut, masing-masing bakal calon akan mengikuti tahapan selanjutnya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia PEMIRA.

Ketua Pelaksana PEMIRA, Anam, menjelaskan bahwa panitia telah menetapkan sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh para calon selama proses PEMIRA berlangsung. Aturan tersebut antara lain berkaitan dengan larangan hoaks, isu SARA, intimidasi pemilih, politik uang, black campaign, serta kampanye di luar waktu yang telah ditentukan.

Terkait pelanggaran, Anam  menjelaskan bahwa calon yang melakukan tindakan yang belum memenuhi unsur pelanggaran akan diberikan teguran. Namun, apabila terbukti melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, calon dapat dikenai sanksi berupa diskualifikasi.

PEMIRA 2026 selanjutnya akan memasuki tahapan kampanye yang berlangsung pada 14–24 September 2026. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan agenda debat pada 25 September dan pemungutan suara pada 28 September 2026.

author

Kampus Al Fithrah

Institut Al Fithrah Surabaya. Mendalamkan Spiritualitas Meluaskan Intelektualitas.

Enable Notifications OK No thanks