Sabtu 15 November 2025, UKM Al-Khidmah Institut Al Fithrah Surabaya, gelar sosialisasi proker yang bertempat di auditorium lantai 4 IAF. Acara ini dihadiri oleh pengurus, anggota dan civitas akademika IAF yang bertujuan untuk memberikan edukasi seputar profil dan proker UKM Al-Khidmah serta menghidupkan nilai-nilai spiritual dan sosial di lingkungan kampus.
Pukul 10:00 WIB, Lauhul Huda sebagai master of ceremony memulai acara dengan mempersilahkan Agus Muhaimin untuk membuka acara dengan tawassul dan istighotsah. Pada sesi berikutnya, Ulil Albab selaku Ketua Umum UKM Al-Khidmah periode 2025–2026 membuka sambutannya dengan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada SEMA, Ketua BEM, perwakilan ORMAWA, civitas akademika, serta seluruh jajaran panitia yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan sosialisasi program kerja ini.
Dalam sambutannya, Ulil Albab menegaskan bahwa agenda tersebut digelar sebagai ruang untuk memperkenalkan profil sekaligus memperdalam pemahaman mengenai UKM Al- Khidmah. “Acara ini diadakan untuk mengenalkan UKM Al Khidmah secara lebih dekat dan menyeluruh,” ujarnya.


Selanjutnya, penyampaian program kerja UKM Al Khidmah periode 2025–2026 disampaikan oleh Rizky Ramadhani. Ia membuka pemaparan dengan menjelaskan rangkaian proker yang terbagi dalam tiga kategori, yakni kegiatan mingguan berupa pelatihan manaqib, rebana, serta syiar wadhifah; kegiatan bulanan seperti majlis manaqib rutin dan pembelajaran aurod kajian pedoman; serta kegiatan tahunan yang di antaranya adalah Dies Maulidiyah.
Menutup penyampaiannya, Rizky Ramadhani menegaskan bahwa sebagai mahasiswa IAF sekaligus santri Hadrotus Syaikh KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqy r.a., identitas “Al Khidmah” menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Ia menyebut bahwa branding tersebut telah dikenal luas sebagai komunitas orang-orang yang senantiasa haus akan ridha Allah serta syafa’at Rasulullah melalui majelis-majelis dzikirnya.
Secara tidak langsung hal tersebut menjadi tugas kita untuk menjadi mahasiswa yang tidak hanya terampil dalam akademik. Namun juga memiliki pemahaman spiritual seperti yang telah diajarkan oleh beliau r.a. Sehingga hadirnya UKM ini adalah sebagai wadah untuk membekali diri supaya siap dalam berkhidmah bila mana diperlukan dimasyarakat.”
Setelah sesi penyampaian proker UKM Al-khidmah periode 2025-2026 selesai, kegiatan diisi dengan diskusi dan tanya jawab serta pemberian hadiah apresiasi untuk mahasiswa dan civitas akademika IAF yang memberi suara juga masukan untuk UKM Al-Khidmah agar lebih kaya ke depannya.
Acara ditutup oleh doa dan clossing statment oleh master of ceremony dengan mengutip quotes dari hasan Al-ghazali “jika seorang terpelajar mudah mengatakan dirinya lebih tinggi dan lebih pintar untuk melebur pada masyarakat maka seharusnya pendidikan tidak ada sama sekali, seperti yang didawuhkan oleh guru kita r.a “وبالخدمة انتفعوا، وبالحرمة ارتفعوا- dengan berkhidmah jadi bermanfaat, dengan menghormat derajat terangkat.” lalu dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah.
