Surabaya, 29 Agustus 2026 — Rangkaian Ta’aruf Mahasiswa Baru (Masta) Institut Al Fithrah Surabaya Tahun Akademik 2026/2027 berlanjut pada hari kedua, Sabtu (29/8). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut diisi dengan berbagai agenda, mulai dari pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Campus Journey, sosialisasi program studi, presentasi cipta karya, hingga penutupan.
Rangkaian kegiatan hari kedua diawali dengan registrasi ulang mahasiswa baru dan pembukaan. Setelah seluruh peserta berkumpul, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengenalan UKM. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal berbagai organisasi kemahasiswaan yang dapat menjadi wadah dalam mengembangkan minat, bakat, serta kemampuan selama menjalani perkuliahan di Institut Al Fithrah Surabaya.
Dalam sesi pengenalan tersebut, masing-masing UKM diberikan kesempatan untuk memperkenalkan karakteristik dan kegiatan yang mereka jalankan. Pengenalan tidak hanya
berisi informasi mengenai organisasi, tetapi juga menggambarkan berbagai potensi yang dapat dikembangkan mahasiswa ketika bergabung di dalamnya.

UKM KITA menjadi salah satu UKM yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru. Melalui perwakilannya, Nasrul dari IAT, UKM KITA memperkenalkan bidang yang menjadi ruang pengembangan mahasiswa, khususnya fotografi, videografi, dan desain. Bidang tersebut menjadi salah satu pilihan bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap dunia visual dan kreativitas.
Selanjutnya, UKM Al Khidmah memperkenalkan berbagai kegiatan yang dilakukan di dalam organisasi. Penyampaian tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai aktivitas dan proses pembelajaran yang dapat diikuti apabila memilih untuk bergabung.
Pengenalan kemudian berlanjut kepada UKM Ceka. Reza Kurniawan selaku perwakilan menjelaskan bahwa Ceka merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang bisnis dan kewirausahaan. Tidak hanya memperoleh materi, mahasiswa juga dapat memperoleh pengalaman dalam menjalankan dan mengembangkan potensi kewirausahaan.
Sementara itu, UKM Iska memperkenalkan dirinya sebagai wadah mahasiswa untuk berkarya bersama sekaligus mengembangkan kreativitas di bidang seni. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai bentuk kegiatan yang dapat menjadi ruang untuk menuangkan ide dan kreativitas, termasuk pembuatan mading serta eksplorasi perpaduan warna.
Pengenalan UKM kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari UKM Syauqi yang diwakili Mujib Murtadho. Dalam pemaparannya, mahasiswa baru diberikan penjelasan mengenai berbagai kegiatan yang dilakukan di UKM tersebut serta persyaratan yang perlu dipenuhi bagi mahasiswa yang ingin bergabung.
Sesi pengenalan UKM memberikan gambaran kepada mahasiswa baru bahwa kehidupan kampus tidak hanya berkutat pada kegiatan akademik. Berbagai organisasi mahasiswa dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, membangun pengalaman, serta menyalurkan ketertarikan sesuai bidang masing-masing.

Setelah mengikuti pengenalan UKM, mahasiswa baru kemudian diarahkan untuk mengikuti Campus Journey. Dalam kegiatan tersebut, peserta berkumpul bersama anggota kelompok masing-masing sebelum mencari sejumlah pos yang telah disebarkan di lingkungan kampus.
Setiap kelompok mendapatkan tantangan (challenge) yang harus diselesaikan di pos-pos yang telah ditentukan. Selain menyelesaikan tantangan, peserta juga diminta mengumpulkan kepingan puzzle dari setiap pos. Kepingan tersebut nantinya menjadi bagian yang harus dikumpulkan oleh masing-masing kelompok.
Kegiatan tersebut membuat mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga dituntut untuk berkomunikasi dan bekerja sama dengan anggota kelompok. Dengan konsep permainan dan tantangan, Campus Journey menjadi salah satu agenda yang memberikan suasana berbeda dalam rangkaian Masta hari kedua.
Hadirnya Campus Journey juga menjadi salah satu pembeda pelaksanaan Masta tahun ini dengan tahun sebelumnya. M. Fairuz Zam Zamy selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa secara umum konsep dan tema Masta tahun ini masih memiliki kemiripan dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau untuk konsep itu nggak jauh beda, tema juga nggak jauh beda dari tahun sebelum-sebelumnya. Cuma tahun kemarin nggak ada Campus Journey, sekarang ada. Intinya kita menyederhanakan konsep sesederhana mungkin,” jelas Fairuz.
Menurut Fairuz, penyederhanaan konsep menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan Masta tahun ini. Panitia tetap mempertahankan kegiatan yang menjadi bagian dari pengenalan mahasiswa baru, namun melakukan penyesuaian agar rangkaian acara dapat dikemas dengan lebih sederhana.
Setelah menyelesaikan rangkaian Campus Journey, mahasiswa baru kembali mengikuti agenda berikutnya, yakni sosialisasi program studi. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk memperoleh pengenalan lebih dekat mengenai program studi yang mereka pilih.
Sosialisasi program studi disampaikan oleh HMP masing-masing. Dalam sesi ini, mahasiswa baru diarahkan untuk mengenal lebih jauh lingkungan akademik di tingkat program studi, termasuk kehidupan mahasiswa dan organisasi yang berada di dalamnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Presentasi Cipta Karya. Mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk mengikuti dan menyaksikan hasil karya yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Masta.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, mahasiswa baru mengikuti sesi penutupan yang sekaligus dirangkaikan dengan pembagian hadiah kepada peserta.
Rangkaian Masta hari kedua menjadi salah satu tahapan bagi mahasiswa baru dalam mengenal kehidupan kampus secara lebih dekat. Melalui pengenalan UKM, mahasiswa memperoleh informasi mengenai ruang pengembangan diri di luar akademik. Sementara melalui Campus Journey, mahasiswa diajak berinteraksi langsung dengan lingkungan kampus sekaligus membangun kerja sama bersama kelompok.
Dengan rangkaian kegiatan yang memadukan pengenalan, sosialisasi, kreativitas, dan aktivitas kelompok, Masta tahun ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan Institut Al Fithrah Surabaya serta mulai menemukan ruang untuk mengembangkan potensi selama menjalani kehidupan perkuliahan.