International Conference IAF 2026

International Conference IAF 2026 “Different Isn’t Wrong” dan “Urip Iku Urup”: Pesan Lintas Budaya yang Menginspirasi

Surabaya, 12 Februari 2026 — Institut Al Fithrah (IAF) Surabaya sukses menyelenggarakan International Conference bertajuk “Countering Symbols: A Cross-Cultural Reading of Sufism and Korean Culture” di Auditorium IAF Surabaya. Konferensi ini menghadirkan dialog akademik lintas budaya antara kajian sufisme dan budaya Korea, serta dihadiri oleh mahasiswa dan akademisi dari berbagai institusi.

Salah satu narasumber, Mr. Kim Sung Kwan dari King Sejong Institute Korea, dalam sesi wawancara menegaskan pesan yang kuat tentang keberagaman. Ia menyampaikan,

“Different Isn’t wrong.” Menurutnya, perbedaan baik dalam pendapat, cara hidup, budaya, maupun latar belakang fisik dan sosial, bukanlah tanda kesalahan atau keburukan, melainkan bentuk keberagaman yang wajar dan perlu dihargai. Dalam konteks dialog lintas budaya, ia menekankan pentingnya sikap terbuka dan saling memahami agar simbol-simbol budaya tidak disalahartikan.

Sementara itu, Prof. Dr. Drs. Sokhi Huda, M.Ag. dari UIN Sunan Ampel Surabaya menyampaikan pesan reflektif melalui ungkapan Jawa yang sarat makna,

“Urip iku urup.”

Ungkapan tersebut dimaknai bahwa hidup sejatinya harus memberi cahaya dan manfaat bagi sekitar. Manusia sebagai makhluk hidup tidak hanya sekadar menjalani kehidupan, tetapi juga menghidupi dan menerangi lingkungan sekitarnya dengan nilai-nilai kebaikan, spiritualitas, dan kontribusi nyata.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sesi diskusi berjalan interaktif dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dari para hadirin. MC memandu acara dengan penuh semangat, sementara narasumber menyampaikan materi secara komunikatif dan mendalam.

Salah satu peserta yang turut diwawancarai, Nayla Amani, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, mengungkapkan rasa bahagianya dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa ini merupakan konferensi pertamanya dan menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

“Saya sangat senang bisa hadir di konferensi ini. MC, moderator, narasumber, dan para hadirin semuanya sangat antusias. Acaranya keren dan membuka wawasan baru bagi saya,” ungkapnya.

Konferensi ini tidak hanya menjadi ruang diskusi akademik, tetapi juga momentum memperkuat nilai toleransi, spiritualitas, dan penghargaan terhadap keberagaman. Pesan “Different Isn’t Wrong” dan “Urip iku urup” menjadi refleksi mendalam bahwa dialog lintas budaya dapat membangun pemahaman yang lebih inklusif dan humanis di tengah masyarakat global.

Melalui kegiatan ini, Institut Al Fithrah Surabaya kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang akademik yang terbuka, dialogis, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan universal.

author

Kampus Al Fithrah

Institut Al Fithrah Surabaya. Mendalamkan Spiritualitas Meluaskan Intelektualitas.

Enable Notifications OK No thanks