Segera Bertransformasi menjadi Institut, Pemegang Ijasah PDF dan Mu’adalah bisa Masuk Kuliah Tanpa Tes di Kampus Al Fithrah

Berita Info Akademik

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah, adalah lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang didirikan oleh Hadratusy Syaikh KH. Achmad Asrori Al-Ishaqi, pada tahun 2007. Kampus yang pada awal berdiri bernama STIU ini, dalam waktu dekat akan bertransformasi menjadi Institut Agama Islam (IAI) Al Fithrah. Dengan demikian, kampus yang berjarak sekitar 500 meter dari Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah ini, akan bertransformasi untuk kedua kalinya, yaitu dari STIU menjadi STAI, dan kemudian IAI. Dr. H. Rosidi, M.Fil.I, selaku Ketua STAI Al Fithrah mengatakan bahwa, “transformasi ini menjadi program prioritas yang menjadi fokus awal di masa kepemimpinannya.” Demikian ungkap Ketua STAI yang dilantik per 1 Oktober 2021 tersebut.

Salah satu langkah strategis untuk memberikan pelayanan kepada calon mahasiswa baru tahun 2022 mendatang adalah dengan membebaskan tes masuk bagi lulusan PDF Ulya dan Mu’adalah. Hal ini merupakan sesuatu yang tidak berlebihan, mengingat kurikulum PDF dan Mu’adalah mayoritas bermuatan ilmu keagamaan, yang tentunya relate dan relevan dengan kurikulum di perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKIS). Saat ini, Kampus Al Fithrah memiliki tiga jurusan dan lima program studi (prodi), yaitu, Jurusan Ushuluddin dengan prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Prodi Ilmu Tasawuf, Jurusan Tarbiyah dengan prodi Manajemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Guru MI, serta Jurusan Ekonomi dan Bisnis Islam dengan prodi Perbankan Syari’ah.

Leave a Reply